Pedoman Penulisan

A. Ketentuan Umum

  1. Orisinalitas: Naskah harus merupakan karya asli peneliti, belum pernah dipublikasikan di jurnal lain, dan tidak sedang dalam proses review di media manapun.
  2. Bahasa: Naskah dapat ditulis dalam Bahasa Indonesia yang baku atau Bahasa Inggris yang baik dan benar.
  3. Format File: Naskah dikirimkan dalam format Microsoft Word (.doc atau .docx).
  4. Jumlah Kata: Panjang naskah berkisar antara 4.000 hingga 7.000 kata (termasuk referensi dan tabel).

B. Struktur Naskah

Naskah harus disusun dengan urutan sebagai berikut:

  1. Judul: Maksimal 15 kata, lugas, dan mencerminkan isi penelitian.
  2. Identitas Penulis: Nama lengkap (tanpa gelar), afiliasi (nama prodi dan institusi), dan alamat email korespondensi.
  3. Abstrak: Ditulis dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris (150-250 kata). Berisi: tujuan penelitian, metode, hasil, dan simpulan singkat.
  4. Kata Kunci (Keywords): 3-5 kata atau frasa yang mencerminkan inti penelitian.
  5. Pendahuluan: Berisi latar belakang masalah, urgensi penelitian, tinjauan pustaka singkat, dan tujuan penelitian di akhir paragraf.
  6. Metode Penelitian: Menjelaskan jenis penelitian, sumber data, teknik pengumpulan data, dan metode analisis data secara jelas.
  7. Hasil dan Pembahasan: Menyajikan data hasil penelitian secara sistematis didukung dengan tabel atau gambar, kemudian dianalisis dengan teori atau temuan terdahulu.
  8. Simpulan: Menjawab tujuan penelitian secara ringkas dan memberikan saran/implikasi praktis.
  9. Daftar Pustaka: Mengikuti gaya penulisan APA Style (7th Edition). Disarankan menggunakan aplikasi referensi seperti Mendeley atau Zotero.

C. Ketentuan Tabel dan Gambar

  • Tabel: Judul tabel diletakkan di atas tabel dengan penomoran angka (contoh: Tabel 1. Hasil Uji...). Gunakan hanya garis horizontal (tanpa garis vertikal).
  • Gambar/Grafik: Judul diletakkan di bawah gambar dengan penomoran angka (contoh: Gambar 1. Grafik Pertumbuhan...). Pastikan resolusi gambar jelas.

D. Referensi

  • Minimal menggunakan 15 referensi.
  • Minimal 80% dari referensi harus berasal dari sumber primer (Jurnal Ilmiah) dalam kurun waktu 10 tahun terakhir.